Jumat, 30 September 2016

Belajar Bersosialisasi Bersama SGM





Beranjak ke usia 3 tahun kala itu saya khawatir dengan perkembangan Abraham (babam) yang memiliki sedikit keterlambatan. Terlihat di usianya ia belum memunculkan sebuah kata yang bermakna, saya sudah memeriksakan Babam ke Dokter spesialis juga psikolog, yang menyatakan untuk keterlambatannya itu karena gerak atau kinestetiknya yang begitu menonjol sangat aktif namun masih bertujuan. Saya khawatir akan perkembangan selanjutnya, tetapi atas berbagai saran dan maksukan para ahli tersebut Babam mulai menunjukkan kemajuan yang selalu membuat saya tersenyum.
Babam dan susu favoritnya SGM Eksplor Madu

Kemampuan Bahasa Babam dan tingkah polahnya yang super aktif memang membuat saya kewalahan juga ia agak sulit untuk bersosialisasi, terlebih lingkungan rumah yang indivisualis membuat ia sulit untuk bergaul dengan anak-anak seusianya. Beberapa kali Babam ikut bersekolah di PAUD dan sempat Trial di Kelompok Bermain dekat rumah, yap lagi-lagi Guru disana kewalahan mengawasi Babam dan saya juga mawas diri juga memaklumi hal tersebut, karena Guru juga tak hanya bisa focus untuk satu anak saja terlebih dalam satu kelas ada 10 bahkan 15 anak, saya juga memahami, karena beberapa tahun saya sempat mengajar.

Saat Babam besosialisasi bersama teman dan guru

Niatnya memang saya ingin membiasakan Babam untuk bersosialisasi, juga mengajak Babm berkumpul bersama teman seusianya. Beruntuk media social sudah begitu luas dan banyak forum juga grup yang mengajak untuk sharing menyoal anak juga memberi saran dan masukan. Saya memang mengikuti dengan intens salah satu produk susu yang memang di konsumsi Babam dari usia 2 tahun. Babam minum susu untuk melengkapi asupan makanan sehari-hari, dan ia minum sesuai takaran pagi dan sore hari. Susu SGM memang yang sudah lama dikonsumsi sejak awal dan ia juga senang serta cocok dengan susu SGM.  Saya mengikuti aktifitas di laman FB juga Twitter Aku Anak SGM. Beruntung saya banyak mendapatkan tips menarik seputar perkembangan Babam terlebih untuk ia pandai dan berani bersosialisasi.

Dengan mengikuti saran juga konten yang bermnfaat saya dapat langsung mempraktekkan dengan Babam, juga dibantu dengan anggota keluarga lainnya. Selain itu babam juga terus berkonsultasi dengan ahli yang sudah dipercayai. Sangat beruntung mulai bulan Oktober 2016 SGM mengadakan acara menarik di berapa kota besar. Saya juga antusias menyambutnya, karena sosialisasi memang penting untuk diajarkan kepada anak dimulai sejak usia dini. Kala Babam menyapa, bersalaman, tersenyum itu sebuah hal sederhana yang merupakan peningkatan dari Babam selama iya belajar bersosialisasi. Babam juga sudah berana tampil untuk karnaval, peragaan busana juga berfoto. Walaupun belum bisa mengucapkan serangkaian kalimat, tapi ia selalu berusaha untuk bercerita, mengajak main bersama orang-orang disekitarnya, tidak heran kalau Babam memang bikin orang-orang kangen hahaha.

Sudah panjang kan intermezzo dari Babam, lanjut ke kejutan yang kan dihadirkan SGM nih, fokus kepada kepedulian untuk kembali meningkatkan dan mengajak buah hati untuk bersosialisasi, SGM menghadirkan acara dengan empat teman sekaligus uang dijadikan satu. Ada Dunia Berkebun, Safari, Smudera dan Langit. Kesemuanya memiliki permainan seru yang akan mengasah interaksi sosial anak, juga mengajak anak untuk menyelami pengalaman menyenangkan di keempat dunia tersebut.
“Penting bagi anak memiliki keterampilan sosial karena anak akan lebih mudah diterima oleh siapapun di lingkungannya, anak akan lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain, anak dapat mengasah berbagai keterampilan hidup yang lain, membantu mengurangi kesulitan di sekolah dan tentunya membuat anak lebih semangat bersekolah sehingga prestasinya lebih optimal dan secara keseluruhan anak mampu menikmati hidupnya dan merasa lebih bahagia,” tambahnya.

Sebagai produk susu pertumbuhan yang mendukung pemenuhan nutrisi anak Indonesia, SGM Eksplor meluncurkan kampanye terbarunya, “Lengkapi Nutrisinya, Jadikan Dunia Sahabatnya.” Dalam kesempatan yang sama, Senior Brand Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo mengatakan, “Keterampilan sosial pada anak sangatlah penting dan kami meluncurkan kampanye ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami kepada para Bunda di seluruh Indonesia untuk bisa memberikan produk susu pertumbuhan yang bernutrisi baik sehingga membantu mendukung anak untuk tumbuh optimal dan mampu memiliki keterampilan sosial yang baik pula.”
 
 (KI-KA) Joris Bernard (Brand Business Unit Director Sarihusada), Astrid Prasetyo (Senior Brand Manager – SGM Eksplor), dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK (Dokter Spesialis Gizi Klinik), Zee Zee Shahab (Selebriti dan Ibu dari satu anak), Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi. (Psikolog), Anca Ionescu (Brand Director Susu Pertumbuhan SGM Eksplor), Arif Mujahiddin (Communications Director Danone Indonesia).



Melalui kampanye ini, SGM Eksplor juga mengundang Bunda dan si Kecil untuk hadir dalam rangkaian acara “Dunia Sahabat Anak SGM Eksplor” di pusat perbelanjaan di lima kota yaitu Surabaya (30 September – 2 Oktober), Yogyakarta (4-6 November), Medan (25-27 November), Jakarta (2-4 Desember), dan Makassar (27-29 Januari 2017). Selain itu, para Bunda di seluruh Indonesia berkesempatan untuk mengikuti kompetisi foto dengan cara mengunggah foto dan cerita Bunda di laman (wall) Facebook Fanpage Aku Anak SGM dengan menyertakan produk SGM Eksplor (1+, 3+ atau 5+) dan menggunakan tagar #JadikanDuniaSahabatnya. Periode kuis 1-28 Oktober 2016 akan terbagi menjadi empat tema dan para Bunda berkesempatan untuk memenangkan hadiah menarik. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi foto ini, silakan kunjungi Facebook Fanpage Aku Anak SGM.

Pada hari Rabu tanggal 27 September 2016 di Crown Plaza, telah dipaparkan begitu jelas akan kepedulian SGM akan pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia. Dalam masa tumbuh kembang anak, terdapat lima hal yang penting dan harus selaras untuk selalu diperhatikan para orang tua, yakni aspek fisik, kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, emosi dan keterampilan sosial. Keterampilan sosial menjadi sangat penting bagi anak-anak Indonesia karena dengan memiliki keterampilan sosial, anak mampu bekerjasama dengan orang lain di masa tumbuh kembangnya dan memiliki rasa percaya diri sehingga mampu menempatkan dirinya pada lingkungan yang tepat.

Keterampilan sosial ini memiliki kaitan erat dengan pemenuhan nutrisi yang tepat dan lengkap karena status nutrisi memiliki hubungan dengan perkembangan sosio-emosional anak dalam masa tumbuh kembang, Anak yang terlengkapi nutrisinya akan menjadi anak yang sehat dan mampu beraktivitas dengan baik dan berpotensi untuk memiliki keterampilan sosial lebih baik dibanding anak yang nutrisinya tidak tercukupi.

dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK, seorang ahli nutrisi menyampaikan, “Nutrisi merupakan salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Dengan terpenuhinya nutrisi yang tepat dan lengkap, anak akan menjadi sehat. Salah satu ciri anak yang sehat adalah mudah beradaptasi dengan lingkungannya, yang merupakan salah satu wujud dari keterampilan sosial yang dimiliki anak tersebut.”

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Psikolog Anna Surti Ariani menambahkan, “Menjadi anak yang sehat merupakan landasan utama seorang anak bisa memiliki keterampilan sosial yang baik. Dengan tubuh yang sehat akibat kecukupan nutrisi yang baik, ia menjadi anak yang tangguh juga dapat menyerap banyak pengetahuan dan bereksplorasi dengan kreatif menghasilkan pribadi yang ramah juga penuh akan jiwa sosial yang tinggi.

Begitu pula penuturan pengalaman Zee Zee Shahab yang sudah menjadi seorang Ibu, ia kerap memberikan asupan nutrisi yang baik juga mengajarkan anak untuk berani bersosialisasi dengan terus memberikan stimulasi, ia bercerita sang putra kerap memberi salam dan bercerita kala berada disekolah bersama guru dan teman-temannya.

Sama harapan saya untuk Babam, ia juga mampu bersosialisasi dengan orang disekitarnya sya juga perlu memberikan stimulasi agar babam dapat mengejr keterlambatannya, karena aktifitas fisik yang begiu ia gemari, saya juga menyeimbangkannya dengan asupan nutrisi yang cukup, babam begitu lincah  juga pandai bersosialisasi. Beberapa kali Babam juga mengikuti serangkaian acara di televise dan menjalani aktivitas shooting. Ia memang sangat dan super aktif dan saya bangga dengan peningkatan yang ditunjukkan oleh Baba. Tentunya Babam juga gak akan melewatkan kesempatan acara yang digelar SGM kali ini, ayukk kita bermain bersama-sama dan #JadikanDuniaSahabatnya.






Selasa, 20 September 2016

Cara Seru Konsumsi Buah dan Sayur Bersama Anak





Foto seru Babam mengenal buah dan sayur


Mamihh nyam nyam , seru Babam, Mamih buka buka, tambah dan pintanya.

Lalu Abraham menunjukkan kepada saya buah pisang yang menjadi favoritnya, dan ada juga pepaya, mangga, melon yang menjadi favorit anak saya ini. Senang sekali jika melihat anak yang sangat suka makan buah, ia juga mulai mengenal warna dari mengkonsumsi buah-buahan tadi. Bila berpergiann ia juga peka terhadap gambar buah yang terpampang di jalan. Memang buah banyak sekali orang suka, selain rasanya yang kebanyakan manis, buah juga memiliki warna yang segar dan menarik. Bagaimana dengan sayur, waah sebetulnya Babam agak pemilih kalau bicara sayur, tetapi ia banyak juga suka dengan beberapa jenis sayur, mulai dari labu, wortel, bayam, katuk, brokoli sudah cukup lah bagi saya, tetapi tetap diperkenalkan dengan sayur yang lain.

Dari kecil saya sendiri pemilih soal makanan dan sama sekali tidak doyan atau makan sayur, tapi hal itu gak mau donk terjadi kepada anak saya, tetap saya selaku orangtua dari Babam harus mencontohkan untuk makan sayur, nah mulai dari hamil sampai sekarang ternyata sayur itu tidak mengerikan hahaha, justru saya menyesal mengapa tidak dari dulu mengenal sayur.

Beberapa teman saya mengeluhkan mengapa anaknya tidak suka makan, atau jarang mengkonsumsi sayur, duh susah sekali untuk memberikan asupan buah dan sayur untuk anak, sebagai orang tua pastilah khawatir akan kebutuhan gizi anak, apalagi pada saat masa emas anak yang tidak bisa diulang. 

Siap mensukseskan konsumsi buah dan sayur

Beruntung saya diundang dalam serangkaian acara oleh PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) dalam mengkampanyekan gerakan makan sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Mulai 5 September 2016 sebanyak 300 anak didik di enam PAUD Jabodetabek yaitu PAUD Anggrek Bulan di Jaktim, PAUD Merah Delima di Jakut, PAUD Nurul Hilal di Jakbar, PAUD Permata Pesanggrahan di Jaksel, PAUD Quantum di Bekasi dan PAUD At-Qiya di Depok. Program ini meliputi dukungan penyediaan makanan bergizi buah - buahan dan sayur, pemberian susu SGM Eksplor Buah dan Sayur, ada kegiatan berkebun, seminar dan kelas parenting bagi orang tua, puncak acara piknik bersama ke Taman Buah Mekarsari sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2016 nanti. Hal ini disampaikan oleh Diana Beauty Brand Manager SGM Buah dan Sayur . Pasti seru menyenangkan dan anak-anak suka yah, saya yang mendengarnya langsung bersemangat.

Babam usia 2 tahun mengenal buah sayur
 


Ternyata penelitian loh ini menunjukkan kurang tepatnya cara pemberian makan oleh orang tua mengakibatkan anak akan sulit untuk mengkonsumsi buah dan sayur. Contohnya, anak akan mengalami trauma bila orang tua memberikan makan dengan memaksa, mencekoki, atau malah mengomel, hal itu akan memberikan efek yang tidak baik untuk anak. Sebaliknya ada orang tua yang mudah menyerah saat mengenalkan dan memberikan buah sayur kepada anak, baru sekali dua kali sudah melabel wahh anakku gak suka. Hal-hal seperti itu yang akan mengurangi asupan buah sayur yang dikonsumsi anak. Menurut psikolog anak Anna Surti Nina, Psi, jika ada kesalahan dalam pemberian makan kepada anak maka akan menimbulkan trauma makan. Anak tidak ingin makan apa yang diberi oleh orang tuanya. Hal ini akan mengganggu psikologis anak karena kurang asupan buah dan sayur. Apa saja cara yang salah dalam pemberian makan (feeding style) kepada anak :
  1. Mencekoki dan memaksa
  2. Menyuapi berkepajangan sampai usia sekolah
  3. Sambil menonton tv atau nonton Gadget
  4. Sambil jalan-jalan
  5. Boleh memakan apapun (fastfood, atau permen dll)
  6. Sambil bermain
Kesalahan tersebut tentu pernah saya lakukan dalam  memberikan makan untuk Babam, beruntungnya Babam tidak mengalami trauma atau menolah buah dan sayur, tetapi memang Babam anak yang super aktif, jadi pembiasaan untuk makan dengan posisi duduk dan menghabiskan makanan itu sulit saya lakukan karena ia hanya bisa bertahan 5 detik ketika duduk. Babam pun mengalami terlambat bicara juga mendapatkan terapi untuk membantu perilakunya. Tetapi pembiasaan cara makan yang baik terus saya ajarkan walaupun harus mengalami rentetan episode yang panjang, karena memang sudah tanggung jawab saya selaku orang tua memberikan pendidikan yang baik untuk Babam. 

Babam 2 tahun mengenal buah apel

Dalam acara ini juga saya banyak mendpatkan masukan dari narasumber untuk cara memberikan makan yang baik untuk anak, memang standarnya anak harus duduk manis dan sadar dengan keberadaan makanannya (duduk manis Babam belum bisa). Walaupun saat ini Babam makan sambil lari dan keliling atau lompat-lompat memang sejujurnya kurang bagus, dan ketegasan belum berhasil membuat Babam bermanis ria karena memang ada kondisi anak-anak yang sangat aktif seperti Babam, tetapi ia sadar akan makanan yang masuk kedalam mulutnya, dan perlahan saya mengajaknya duduk, walaupun kembali lari dan berkeliling. Tentu harus mengajak anak untuk diskusi, diberitahu perlahan seiring berjalannya usia saya yakin Babam akan mengerti dan paham akan karakter juga cara belajar anakpun berbeda, walaupun ia tahu fungsi kursi untuk duduk, dan meja bukan arena untuk terjun bebas, setiap kali saya ingatkan dengan cara halus ataupun ketegasan.


Dari awal Mpasi babam sudah belajar untuk duduk manis, ini masih jadi perjuangan saya dan Babam


Program SGM kali ini sangat bagus sekali mengajak anak langsung terjun kedunia buah dan sayur, anak akan diajak berkebun, belajar masak sederhana, dan belajar di meja makan bersama teman-teman, juga banyak kegiatan aktif dan menarik seperti kreatifitas seni gerak lagu, mewanai, mendogeng juga membuat prakarya. Apalagi SGM juga meluncurkan Susu SGM Eksplor Buah Sayur dengan rasa yang enak dan disukai anak-anak, tenttu nya dalam rangkaian kegiatan tersebut anak akan lebih bersemangat dan mengerti manfaat buah sayur untuk kesehatan. Nah ide dari kegiatan tersebut juga akan saya terapkan untuk Babam se[erti mencoba berkebun sederhana, membuat kue, dan bercerita dengan karakter buah sayur dari Susu SGM Eksplor Buah Sayur, bisa dipastikan kegiatan menyenangkan dan seru tersebut Babam pasti suka, semoga dengan mengajak ia makan bersama dengan keluarga akan membuat ia terbiasa makan untuk duduk manis, mungkin tidak sehari atau dua hari akan jadi seminggu atau berbulan-bulan, selama kegiatan bersama anak saya nikmati akan menjadi moment menyenangkan bersama.

Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Bapak Arist Merdeka Sirait juga hadir, dan menyatakan dukungannya dalam program makan sehat, “Kami di Komnas PA juga sangat mendukung kampanye nyata seperti pemberian asupan  buah dan sayur pada anak-anak PAUD, serta kegiatan-kegiatan edukasi yang melibatkan orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam menjaga proses tumbuh kembang anak dan hak mendapatkan pendidikan bagi anak-anak Indonesia”.


Babam belajar untuk mengenal buah sayur

Serangkaian kegiatan yang dibuat sangat menarik dan membuat anak kreatif, membebaskan eksplorasi mereka, juga semakin semangat lagi untuk konsumsi buah dan sayur. Saya juga jadi ikut semangat dan membiasakan Babam untuk konsumsi gizi seimbang.