Selasa, 20 September 2016

Cara Seru Konsumsi Buah dan Sayur Bersama Anak





Foto seru Babam mengenal buah dan sayur


Mamihh nyam nyam , seru Babam, Mamih buka buka, tambah dan pintanya.

Lalu Abraham menunjukkan kepada saya buah pisang yang menjadi favoritnya, dan ada juga pepaya, mangga, melon yang menjadi favorit anak saya ini. Senang sekali jika melihat anak yang sangat suka makan buah, ia juga mulai mengenal warna dari mengkonsumsi buah-buahan tadi. Bila berpergiann ia juga peka terhadap gambar buah yang terpampang di jalan. Memang buah banyak sekali orang suka, selain rasanya yang kebanyakan manis, buah juga memiliki warna yang segar dan menarik. Bagaimana dengan sayur, waah sebetulnya Babam agak pemilih kalau bicara sayur, tetapi ia banyak juga suka dengan beberapa jenis sayur, mulai dari labu, wortel, bayam, katuk, brokoli sudah cukup lah bagi saya, tetapi tetap diperkenalkan dengan sayur yang lain.

Dari kecil saya sendiri pemilih soal makanan dan sama sekali tidak doyan atau makan sayur, tapi hal itu gak mau donk terjadi kepada anak saya, tetap saya selaku orangtua dari Babam harus mencontohkan untuk makan sayur, nah mulai dari hamil sampai sekarang ternyata sayur itu tidak mengerikan hahaha, justru saya menyesal mengapa tidak dari dulu mengenal sayur.

Beberapa teman saya mengeluhkan mengapa anaknya tidak suka makan, atau jarang mengkonsumsi sayur, duh susah sekali untuk memberikan asupan buah dan sayur untuk anak, sebagai orang tua pastilah khawatir akan kebutuhan gizi anak, apalagi pada saat masa emas anak yang tidak bisa diulang. 

Siap mensukseskan konsumsi buah dan sayur

Beruntung saya diundang dalam serangkaian acara oleh PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) dalam mengkampanyekan gerakan makan sehat dengan mengkonsumsi buah dan sayur. Mulai 5 September 2016 sebanyak 300 anak didik di enam PAUD Jabodetabek yaitu PAUD Anggrek Bulan di Jaktim, PAUD Merah Delima di Jakut, PAUD Nurul Hilal di Jakbar, PAUD Permata Pesanggrahan di Jaksel, PAUD Quantum di Bekasi dan PAUD At-Qiya di Depok. Program ini meliputi dukungan penyediaan makanan bergizi buah - buahan dan sayur, pemberian susu SGM Eksplor Buah dan Sayur, ada kegiatan berkebun, seminar dan kelas parenting bagi orang tua, puncak acara piknik bersama ke Taman Buah Mekarsari sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional 12 November 2016 nanti. Hal ini disampaikan oleh Diana Beauty Brand Manager SGM Buah dan Sayur . Pasti seru menyenangkan dan anak-anak suka yah, saya yang mendengarnya langsung bersemangat.

Babam usia 2 tahun mengenal buah sayur
 


Ternyata penelitian loh ini menunjukkan kurang tepatnya cara pemberian makan oleh orang tua mengakibatkan anak akan sulit untuk mengkonsumsi buah dan sayur. Contohnya, anak akan mengalami trauma bila orang tua memberikan makan dengan memaksa, mencekoki, atau malah mengomel, hal itu akan memberikan efek yang tidak baik untuk anak. Sebaliknya ada orang tua yang mudah menyerah saat mengenalkan dan memberikan buah sayur kepada anak, baru sekali dua kali sudah melabel wahh anakku gak suka. Hal-hal seperti itu yang akan mengurangi asupan buah sayur yang dikonsumsi anak. Menurut psikolog anak Anna Surti Nina, Psi, jika ada kesalahan dalam pemberian makan kepada anak maka akan menimbulkan trauma makan. Anak tidak ingin makan apa yang diberi oleh orang tuanya. Hal ini akan mengganggu psikologis anak karena kurang asupan buah dan sayur. Apa saja cara yang salah dalam pemberian makan (feeding style) kepada anak :
  1. Mencekoki dan memaksa
  2. Menyuapi berkepajangan sampai usia sekolah
  3. Sambil menonton tv atau nonton Gadget
  4. Sambil jalan-jalan
  5. Boleh memakan apapun (fastfood, atau permen dll)
  6. Sambil bermain
Kesalahan tersebut tentu pernah saya lakukan dalam  memberikan makan untuk Babam, beruntungnya Babam tidak mengalami trauma atau menolah buah dan sayur, tetapi memang Babam anak yang super aktif, jadi pembiasaan untuk makan dengan posisi duduk dan menghabiskan makanan itu sulit saya lakukan karena ia hanya bisa bertahan 5 detik ketika duduk. Babam pun mengalami terlambat bicara juga mendapatkan terapi untuk membantu perilakunya. Tetapi pembiasaan cara makan yang baik terus saya ajarkan walaupun harus mengalami rentetan episode yang panjang, karena memang sudah tanggung jawab saya selaku orang tua memberikan pendidikan yang baik untuk Babam. 

Babam 2 tahun mengenal buah apel

Dalam acara ini juga saya banyak mendpatkan masukan dari narasumber untuk cara memberikan makan yang baik untuk anak, memang standarnya anak harus duduk manis dan sadar dengan keberadaan makanannya (duduk manis Babam belum bisa). Walaupun saat ini Babam makan sambil lari dan keliling atau lompat-lompat memang sejujurnya kurang bagus, dan ketegasan belum berhasil membuat Babam bermanis ria karena memang ada kondisi anak-anak yang sangat aktif seperti Babam, tetapi ia sadar akan makanan yang masuk kedalam mulutnya, dan perlahan saya mengajaknya duduk, walaupun kembali lari dan berkeliling. Tentu harus mengajak anak untuk diskusi, diberitahu perlahan seiring berjalannya usia saya yakin Babam akan mengerti dan paham akan karakter juga cara belajar anakpun berbeda, walaupun ia tahu fungsi kursi untuk duduk, dan meja bukan arena untuk terjun bebas, setiap kali saya ingatkan dengan cara halus ataupun ketegasan.


Dari awal Mpasi babam sudah belajar untuk duduk manis, ini masih jadi perjuangan saya dan Babam


Program SGM kali ini sangat bagus sekali mengajak anak langsung terjun kedunia buah dan sayur, anak akan diajak berkebun, belajar masak sederhana, dan belajar di meja makan bersama teman-teman, juga banyak kegiatan aktif dan menarik seperti kreatifitas seni gerak lagu, mewanai, mendogeng juga membuat prakarya. Apalagi SGM juga meluncurkan Susu SGM Eksplor Buah Sayur dengan rasa yang enak dan disukai anak-anak, tenttu nya dalam rangkaian kegiatan tersebut anak akan lebih bersemangat dan mengerti manfaat buah sayur untuk kesehatan. Nah ide dari kegiatan tersebut juga akan saya terapkan untuk Babam se[erti mencoba berkebun sederhana, membuat kue, dan bercerita dengan karakter buah sayur dari Susu SGM Eksplor Buah Sayur, bisa dipastikan kegiatan menyenangkan dan seru tersebut Babam pasti suka, semoga dengan mengajak ia makan bersama dengan keluarga akan membuat ia terbiasa makan untuk duduk manis, mungkin tidak sehari atau dua hari akan jadi seminggu atau berbulan-bulan, selama kegiatan bersama anak saya nikmati akan menjadi moment menyenangkan bersama.

Ketua Komisi Perlindungan Anak (Komnas PA) Bapak Arist Merdeka Sirait juga hadir, dan menyatakan dukungannya dalam program makan sehat, “Kami di Komnas PA juga sangat mendukung kampanye nyata seperti pemberian asupan  buah dan sayur pada anak-anak PAUD, serta kegiatan-kegiatan edukasi yang melibatkan orang tua. Peran orang tua sangat penting dalam menjaga proses tumbuh kembang anak dan hak mendapatkan pendidikan bagi anak-anak Indonesia”.


Babam belajar untuk mengenal buah sayur

Serangkaian kegiatan yang dibuat sangat menarik dan membuat anak kreatif, membebaskan eksplorasi mereka, juga semakin semangat lagi untuk konsumsi buah dan sayur. Saya juga jadi ikut semangat dan membiasakan Babam untuk konsumsi gizi seimbang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar