Senin, 17 Oktober 2016

Oriental Circus Indonesia : Selalu Menghibur dan Penuh Kejutan



Sekitar jam 1 siang kami memang menjadwalkan untuk belanja bulanan, karena kebutuhan sudah makin menipis. Sebetulnya kalau belanja bulanan atau memilah untuk membeli keperluan lebih memilih gak membawa Babam ikut serta, tapi sangat di sayangkan Mbah dirumah sedang sakit jadi ya Babam ikut belanja. 

Memang hari minggu parkir cukup sesak dan membuat macet, beruntung kami dapat parkir dekat sekali dengan pintu utama karena ada pengalihan parkir. Saya tanya pak petugas ternya akan ada sirkus yang dimulai tanggal 14 Oktober kemarin. 

Tak disangka Oriental Circus menyambangi kawasan Depok, saya pernah menyesalkan tiket yang hangus karena tidak jadi menonton saat berlokasi di PIK dan BSD. Walaupun sebelumnya Babam sudah pernah menyaksikan circus, tapi dari Rusia dan tidak ada atraksi hewan.

Kali ini Babam ingin melihat Gajah dan Harimau lebih dekat. Memang di Kebun Binatang juga ada tetapi tidak bisa berinteraksi dan melihat secara dekat terpampang nyata.

Jadilah yang merengek saya untuk bisa mengajak Babam menyaksikan. Karena hari minggu penuh saya tunda saat weekday dan hari senin. Saya juga menghindari kesumpekan ketika berada di dalam. Memang lokasinya full AC tapi bukan jaminan Babam 2 jam dia duduk tenang menonton. Jadi saya memilih hari senin agar lebih lenggang dan tidak terlalu mengganggu pengunjung lain bila Babam bereksplorasi hehehe.

Jadilah kita pergi keesokan harinya, saya dari rumah hanya berdua dengan Babam. Menyiapkan amunisi camilan kentang, minuman juga baju dan perlengkapan lainnya di taruh di dalam ransel.

Nah sesampainya di Margo City Depok hanya 5 menit naik ojek online dari rumah kita harus melewati pintu selatan dekat toko Hush Puppies. Setelah menelusuri dekorasi bernuansa merah dan gemerlap lampu, saya langsung menuju ke loket untuk membeli tiket. Saya dan Babam membeli tiket yang paling murah, hehe yang penting Babam di dalam bisa menikmati tetapi memang tempat duduk yang diberikan pada tiket yang kami beli kurang bisa melihat secara keseluruhan tetapi cukup oke lah untuk mengisi hiburan malam yang sarat sorak sorai.

Disapa sang Badut di pintu masuk Babam pun tak lupa menyapa balik hai hai hai.. disekitar loket juga di jajakan camilan, gulali, snack, minuman dan ada juga kerak telor. Babam sih hanya minta gulali saja dibeli soh dengan catatan nanti dirumah sikat gigi sampai tuntas sama Papih. Yap memang Papih tidak ikut dalam keseruan kami ini jadi foto-foto kami seadanya ada juga yang bagus tapi mengesalkan. Werrrr...

Denah Kursi dan Jadwal pertunjkan


Saat weekday mulai tepat pukul 19.00 karena senin-kami hanya satu kali pertunjukan berbeda dengan Jumat 2x pertunjukan, sabtu 3x pertunjukan dan minggu 4x pertunjukan. Pengunjung di bangku tiket yang paling murah memang ramai tapi masih longgar, dan mupeng sih melihat yang seru duduk pas banget area tengah panggung. 

Diawali dengan musik gemuruh keluarlah semua artis pengisi acara dipandu dengan dua mc dan semua atraksi keluar menjadi pembuka. Diawali dengan gadis cerdas dengaam keterampilan menggunakan Hula Hop gak hanya satu tapii..tapii.. ratusannn (ekh boong deng) lebih dari 5 itu holahop berputar dibadannya, tangan kaki wah sontak terdengar kata kagum woww woww woow dari si Babam sambil cengar cengir makan gulali.

Ada juga Badut yang selalu memberikan hiburan lucu dan mengagetkam apalagi mengajak penonton berinteraksi dan Babam mendapat balon loh dari badut. Jelas Babam sih mau kepanggung tapi belum boleh karena harus orang dewsa yang diajak interaksi diatas panggung jadi Babam dikasih balon supaya tidak jadi keatas panggung. Padahal Babam jago loh atraksi hehehe.

Dilanjutkan atraksi burung dengan kepandaian menebak lokasi benda yang tersembunyi. Juga ada anjing Pudel yang lucu banget main perosotan bersama. Ada yang bikin jantung berdebar yakni saat melihat wanita melayang-layang di udara gak hanya menggunakan ring besar tapi melilitkan tali ke leher sambil melayang terus berputar dan kekuarlah tebaran bintang. Benar-benar cantik secara visual. 

Nah bagian rombongan pertunjukan saat beberapa pasang artis meyuguhkan kehebatan memainkan lompat tali butuh kerjasama dan perhitungan yang rumit agar tidak saling tubruk ditambah koreografi yang lincah juga piawai yang membuat penonton makin semangat untun melanjutkan hiburan Circus ini.

Saat jeda pertunjuks, disediakan toiet yang bersih juga loh


Lanjootz ada jeda istirahat untuk menyiapkan arena Harimau hewan buas, sehingga penonton dapat merasa aman dan tidak perlu khawatir harimau akan melompat ke kursi penonton. Harimau tersebut memberikan atraksi dengan menggunakan api, saya kira adegan itu hanya ada di Film Madagascar tetapi kenyataan sang Harimau berhasil meyuguhkan tontonanya yang wowww nyata.

Yapp setelah Harimau keluarlah 4 ekor Gakah yang Babam sebut dengan Mamih, Papih, Bebi, Babam berulang kali akhh masa kita Gakah sih Bam.. werr. Babam memberi nama karena ukuran Gajah ada yang Big dan Small padahal Mamih liat sama semua. Terus Gajahnya ngapain?? Gajah Up and Down, memang adegan Gajah melintasi area lalu duduk santai kaya di kafe. 

Babam mulai mengincar sesuatu hehehe


Gajah berselang gak terasa sudah haampir pukul sembilan dan atraksi makin seru dengan lemparan bola dari badut juga lompat di jaring-jaring. Wuihh seru bisa menyaksikan pertunjukan Circus Oriental ini, dan pihak Circus pun merawan hewan dengan baik dan tidak mengabaikan kesehatan hewan tersebut.


Pintu masuk ke arena Circus


Oia didalam area juga ada yang menjajalan makanan juga minuman, mainan juga ada werrrr itu yang membuat mamih merogoh kantong lagi. Haiaahh jangan lupa karena di area kita wajib jaga kebersihan jadi sampah sisa bungkus makanan atau botol minuman sebaiknya sibuang di tempat sampai diluar area. Nonton Gajah aja mau masa merawat kebersihan areanya gak mau, hahaha. Babam sudah mengerti akan buang sampah tapi memang suka kelupaan namanya anak-anak masih perlu pembiasaan jangan lantas yang oramg dewasa juga lantas jadi anak-anak seenaknya buang sampah sembarangan (loh jadi ngedumel).


Penasaran dengan kejutan yang membuat ngilu dan berdetak kagum, hati-hati penonton dikursi depan ada adegan telur soalnya hahaha. Secara keseluruhan seru dan harga tiket juga masih masuk di akal berkisar 50-200rb. 

Saya dan Babam masih mupeng sih beli tiket di depan, mau buat videonya apalagi saya belom puas foto-foto dilokasi Babam menyisir kursi jadi riweh dengan Babam dan foto nya gak maksimal. Jadi kalau ada yang berbaik hati kasih tiket boleh lah atau nanti kita minta uang saku yang lebih dari papih dan nyiapin cemilan drai rumah jadi gak jajan Wakakakaka. Klo pembanding sama Circus Moscow memang berbeda dalam tatanan dan konsep acara. Semoga lebih banyak hal baru yang ditampilkan dan selalu sehat supaya bisa berkeliling memberikan hiburan untuk seluruh keluarga di Indonesia.





Selasa, 11 Oktober 2016

Butuh Piknik??? Tonton Film Wonderful Life Ikatan Keluarga Makin Kuat






Postingan RanselBabam sebelumnya menceritakan mengenai pengertian disleksia secara umum. Senang sekali mendapatkan apresiasi yang menarik dari pengunjung blog Ransel Babam, wahh terima kasih yah. Bulan Oktober memang bulan peduli disleksia Indonesia, tambah lagi nih akan ada film yang sangat ehem menarik, mengharukan dan akan serentak tayang di bioskop tanggal 13 Oktober 2016, yap betul sekali minggu ini.

Foto form BicaraDisleksia


Film Wonderful Life mengangkat tema keluarga, yang mengisahkan pontang-pantingnya seorang Ibu memiliki anak disleksia. Film yang diangkat dari kisah nyata Ibu Amalia Prabowo dan putranya Aqil yang disleksia. Tokoh Amalia sendiri diperankan sangat natural oleh Atiqah Hasiholan, yang membuat saya menarik make up sang Ibu sangat natural sesuai dengan latar dan suasana juga tidak berlebihan, dimana ada scene dengan wajah yang seperti tidak dipoles dengan make up sama sekali. Akting Atiqah sebagai Amalia sangat mengingatkan saya sebagai Ibu dengan segala ambisi dan kekhawatiran akan kegagalan mendidik anak.

Film Wonderful Life sangat nyata terasa dalam kegiatan dan kehidupan saya sehari-hari. Bagaimana emosi, perasaan, tekanan, gejolak ambisi mengaduk isi kepala saya dalam menemani tumbuh kembang anak yang sangat lekat disampaikan dalam film ini.

Sangat perlu sekali film ini disaksikan oleh keluarga di Indonesia, mengapa ?? karena pesan yang diangkat cocok sekali untuk menjadi inspirasi keluarga dalam menjalin hubungan dan kedekatan. Poin dan kelebihan yang menarik juga saya melihat berbagai pemandangan yang sangat menarik dan tampilan visual yang memanjakan mata,sepertinya saya dan Babam harus kembalu memanggul ransel untuk berwisata dan menghabiskan waktu bersama di tempat yang baru, asri, dan jauh dari kegaduhan. Wonderful Life tiap adegannya selalu memecah perasaan dan air mata juga ada sisipan humor juga tantangan yg bisa di jadikan petualangan seru bagi keluarga.

Pilihan lokasi yang diangkat dari Film Wonderful Life juga membuat saya membayangkan tempat yang sederhana, tidak mahal apalagi mewah, namun tetap bisa dinikmati dan justru membuat kedekatan antar keluarga kian dekat. Yap mungkin keluarga di Indonesia memang butuh piknik, pilihannya bisa mulai ke tempat menarik yang sederhana namun penuh edukasi yang bisa dijalani sesama keluarga.

Kesibukan bekerja dan urusan diluar rumah yang menyita waktu juga penat harus di seimbangkan dengan piknik bersama, agar mengerti dan memahami anggota keluarga satu sama lain, salin menghormati dan membantu juga bekerja sama dalam bertindak.

Setelah pulang kerumah tentu saya langsung peluk Babam dan mencoba mengerti setiap tindakan yang ia lakukan, masuk kedunia Babam dengan berbagai cara yang menyenangkan walaupun terkesan ajaib. Karena  semua anak terlahir sempurna.

Terima kasih Blogger Crony sudah memberikan kesempatan untuk saya menyaksikan film Wonderful Life, saya juga bisa berbagi kesan positif dari film Wonderful Life, yuk jadwalkan satu hari untuk menyaksikan bersama keluarga, dilanjutkan dengan piknik seru juga oke banget.

Info Lengkap : FP Wondeful Life

Rabu, 05 Oktober 2016

Mengenal Disleksia dan Bagaimana Mendeteksi Anak Disleksia ???






Disleksia?? Memang Harus Tahu Gitu??

Saya tahu disleksia itu sekitar beberapa bulan belakangan sekitar bulan februari 2016 saat mencari tahu penyebab dan apa yang harus dilakukan saat Babam terlambat bicara. Usia 22 bulan belum  ada kata satupun yang jelas terucap, lanjut usia 2 tahun Babam juga belum memiliki rentang konsentrasi yang cukup lama, perhatiannya mudah sekali pecah dan terbagi, kalau dipanggilpun kadang menengok tetapi lebih banyak enggaknya, kontak mata sih ada namun hanya sekilas dan beberapa detik, interaksi dengan orang-orang terdekatnya juga bagus, suka becanda sama saya dan kerabat dirumah.. Usia terus meningkat panik bukan main karena kata-kata belum muncul sampai menjelang usia 3 tahun. Awalnya saya membawa Babam Dokter Tumbuh Kembang Anak di bilangan Cibubur, lalu melihat aktifitas Babam, dokter menyarankan agar mengurangi tontonan di televisi. Membiarkan anak duduk nonton televisi kurang bagus, dan dirumah memang tv menyala , tetapi Babam tetap aja lompat kesana kemari. Babam harus megikuti saran untuk tes Bera (pendengaran) karena memang itu tahapan yang harus dilalui, walaupun saya yakin Babam memiliki pndengarab yang cukup baik. Akhirnya kita pergilah ke RS yang direkomendasikan dan seperti perkiraan saya pendengaran Babam cukup baik.


Babam senang main warna


Tentang ketertinggalan Bahasa yang belum muncul, dikarenakan banyak faktor dan saya juga tidak terlalu mempermasalahkan, omongan dari luar juga saya iyahkan saja lah biar cepat berlalu, karena mereka tidak tahu keseharian Babam toh, walaupun saran-saran baiknya saya tetap ikuti. Karena stimulasi yang kuranag sih menurut saya yang sok-sokan jadi ibu paling tahu yah enggak, ya saya ada terus bersama Babam, memberikan segala bentuk permainan maupun arahan yang baik, juga tegas, kalau masih belepetan dan salah-salah wajar kali yah, sebagai orang tua saya juga belum bisa memberikan fasilitass full untuk Babam, seperti flash Card dan sejembreng sarana laiinnya itu saya dapatkan bukan murni dengan uang kes. Tapi setidaknya beberapa usaha saya tempuh, untuk memenuhi kekurangan Babam dan mengejar ketertinggalannya.


Saat ditanya anggota tubuh, ia baru hanya bisa menunjukkanya dengan bahasa tubuh (kepala, mata, telinga, hidung, mulut, dan lidah)


Sampai kami ke Bandung untuk mendapatkan observasi dari psikolog yang memiliki rekomendasi sangat baik, memiliki pengalaman berderet ta hanya di Indoneia tetapi juga luar negeri. Ibu Endang saya menyapanya, Babam bertemu beliau dan menjalani beberapa rangkaian tes, memang Babam sangat-sangat aktif, tidak bisa duduk diam, tetapi ketika diberikan alat dan permainan Babam mau menyelesaikannya. Hasil setelah kami tes juga Babam belum mendapatkan diagnosa yang pasti karena terbilang usia cukup dini dibawah 3 tahun kala itu, akhirnya kami (mamih dan papih) memutuskan untuk memberikan terapi seminggu sekali di dekat rumah, dengan berdiskusi sebelumnya saat ditempat terapi juga memberikan hasil observasi dengan Bu Endang pada pihak tempat Babam Terapi. Yap memang saya belum sanggup untuk mempelajari sisi istmewa dari Babam, saya perlu banget belajar dari ahli, dan itu juga belum tentu sepenuhnya saya terapkan, nafas dulu yahh. Hhhmmmmmm


Babam menjelang 3 tahun


Lanjut dibulan berikutnya saya mendapati sebuah seminar menarik mengenai Disleksia dan yap yap yap jeng jeng kata itu baru saya dengar. Saya mendengar melalui radio UFM Jakarta dan saat itu penyiar Ganteng idola Ibu-ibu hahaha Mas Arif berbincang dengan Ibu-Ibu hebat yang memiliki anak dengan Disleksia. Seminar itu akan diadakan di Jakarta sekitar bulan Maret 2016. Mengapa saya antusias??? Karena memiliki dan mendapati Babam terlambat bicara memiliki resiko disleksia yang lebih besar. Disleksia bukan merupakan penyakit tetapi sebuah ganggugan belajar spesifik yang dimiliki seseorang, dengan catatan kecerdasannya normal sampai diatas rata-rata. Gangguan belajar spesifik itu seperti sulit membaca, atau mengeja, sulit melafalkan beberapa kata tertentu, sulit membedakan arah, dan membaca huruf yang sering kali terbalik. Itu merupakan ciri umum, untuk lebih spesifik dan tahu lebih jelas saya datang dong ke seminar tersebut, dan langsung dijelaskan oleh ahli dan pakarnya yang memang memiliki kredibilitas tinggi yaitu Dr Purboyo Solek, jug Dr Kristiantini Dewi (maaf kalau salau penulisan gelar).  Dalam seminar tersebut memang dijelaskan mengenai disleksia secara menyeuruh, dan saya duduk di barisan terdepan, karena seminarnya cukup ramai mungkin ada sekitar 300 orang disana.

Sebatas kemampuan saya menyerap isi seminar mengenai Disleksia (dan harus belajar lagi), saya menjabarkan dengan Bahasa sederhana saya mengenai disleksia.

Apa itu Disleksia ????

 Dyslexia merupakan kelainan dengan dasar neurologis, bersifat familial, yang berhubungan dengan kemampuan penguasaan dan pemprosesan bahasa.
Dyslexia bervariasi dalam gradasinya
Dyslexia dapat bermanifestasi sebagai kesulitan berkomunikasi/berbahasa ekspresif, membaca,menulis, mengeja, dan kadang dalam matematika.
Dyslexia tidak disebabkan karena kurangnya motivasi ataupun adanya gangguan pada area sensoris, instruksi yang tidak tepat atau keterbatasan dalam berpengalaman namun  biasanya mereka berespon dengan baik terhadap intervensi yang tepat.
 Disandang seumur hidup namun biasanya mereka berespon dengan baik terhadap intervensi yang tepat.
 Gangguan kronis tersering pada masa kanak-kanak
Merupakan bentuk tersering (80%) dari kesulitan belajar spesifik
 Mengenai 3-17% anak usia sekolah
Kondisi kronis yang menetap, BUKAN suatu keterlambatan perkembangan, BUKAN karena salah pola pengasuhan
 Laki: perempuan = 3:2 / 5:4 / 2:1 / 1:1
IQ Normal atau > Normal
(The Interntional Dyslexia Association 1994)

Karena disleksia tidak hanya sebatas pada kesulitan membaca atau menulis saja, tidak sesederhana itu namun sangat kompleks dan perlu perhatian juga intervensi khusus agar saat masa anak-anak mereka tidak despresi dan dapat mencapai kehidupan juga masa depan cemerlang. Yang perlu diperhatikan adalah disleksia sangat kompleks dan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Dampaknya bila tidak ditangani dengan baik dan maksimal akan sangat mempengaruhi, Bila terjaadi Salah Label-Salah Kelola-Hasil Buruk-Self Esteem Buruk- Menjadi sampah masyarakat. Padahal anak yang disleksia memiliki kesempatan yang sama dan dapat mengembangkan seluruh kemampuan dan bakatnya, Bisa sangat kreatif, berfikir “out of the box”, memiliki inovasi yang baik, kepintaran visual yang bagus juga kemampuan problem shooting yang baik. Disleksia juga bisa jadi apa saja, memiliki kesempatan dan profesi yang luas, bisa menjadi seniman, pengacara, dokter, guru, pengusaha ataupun penulis. Karena bila ditelusuri lagi mengenai disleksia orang-orang atau publik figure yang dikenal juga banyak yang disleksia seperti Kiera Knightley, Deddy Corbuzier, Albert Einstein, Thhomas Alfa Edison, Tom Cruise, Walt Disney dan masih banyak yang lainnya. Bila mendapatkan penanganan yang sesuai anak disleksia memiliki kesempatan yang luar bisa dan bisa hidup dengan bahagia, sebaliknya bila ditagani dengan salah akan menjadi fatal dikemudian hari.

Ciri disleksia pada Babam terlihat pada keterlambatan bicara juga kemampuan untuk mengolah kata juga Bahasa, tetapi sekarang Babam berusia 3,5  tahun, belum bisa juga dipastikan ia memang disleksia atau yang laiinya karena akan teguh diagnosa disleksia pada anak berusia 6 tahun, karena itu saya terus memantau perkembangan Babam, juga belajar dari para orang tua yang hebat dengan kesabarannya untuk mendampingi putera-puterinya. Toh walaupun Babam entah disleksia atau tidak pengetahuan dan pengalaman para orang tua yang jauh dari sebuah nyinyiran tetap bisa menjadi sebuah masukan positif untuk saya dan Babam.  Karena memang tanggapan orang yang tidak tahu atau mengerti akan melihat babam tipikal anak yang sangat agresif, atau bila banyak orang yang tidak tahu mengenai disleksia akan menjadi bahan ledekan, cemooh dan menganggap sebuah lelucon yang ditertawakan. Karena hal seperti itu tentu akan membuat kemunduran kepercayaan diri bagi orang tua ataupun anak disleksia itu sendiri.

Kegiatan Babam dirumah

Seminarnya memang sangat lengkap, panjang dan isinya berbobot, saya juga menyimpan beberpa file yang menjelaskan disleksia, karena disleksia juga memiliki komorbid dengan hal laiinya. Sebaiknya bila ditemukan ada anak yang memiliki kesulitan membaca, menulis atau membedakan angka juga huruf mungkin suatu gejala disleksia yang bisa ditangani sedini mungkin, dan jangan mengecap anak tersebut bodoh atau tidak menegrti, sebaiknya diskusikan dengan ahli juga para guru disekolah. Di sekolah selama mengajar waktu itu saya juga mendapati anak-anak yang memang kesulitan membaca dan menulis, kadang arah untuk ke toilet dan kantin juga tertukar, waktu itu saya mengajar seni budaya tidak terlalu terlihat ciri disleksianya justru ia pintar sekali menggambar. Pengetahuan mengenai anak disleksia sebetulnya juga sangat dibutuhkan oleh guru-guru disekolah karena Selama mendampingi murid di sekolah anak-anak memiliki kemampuan yang berbeda dan masih banyak guru-guru yang belum paham mengenai disleksia bahkan mendengar kata disleksia itu sendiri.

Disini saya juga tidak menjembreng secara lengkap mengenai disleksia, sepengetahuan saya ada film mengenai disleksia di Indonesia yang akan tayang tetapi saya belum tahu sih judulnya apa, nanti kalau tahu akan saya update kembali. Update baru nih, filmnya berjudul Wonderful Life, bisa dilihat ulasannya disini.

 Penyampaian mengenai disleksia ini juga beberapa saya ihat di televisi, bahkan belakangan ini ada jalan bersama anak dan para orang tua yang tergabung dalam DPSG (Dyslexia Parents Support Group). Dari sana saya juga mendapatkan banyak sekali pengalaman dari orang tua yang selalu sabar mendampingi anak-anaknya.


Setelah pulang dari seminar saya mendapatkan pemahaman yang baru bahwa kecerdasan dan karakter anak memang berbeda-beda, saya juga tidak boleh lagi membandingkan dan meremehkan anak-anak diluar sana. Karena semenjak jadi orang tua jadi tahu perasaan saat anak kita dicemooh atau dibilang anak nakal, iyesss nyesss merinding rasanya. Tapi mungkin mereka semua belum tahu dan ya saya juga kembali belajar sabar tidak terlalu mempedulikann lagi hal seperti itu. Mengenai Babam yang terlambat bicara sekarang sudah mengalami peningkatan untuk mengucapkan kata-kata atau meminta sesuatu, Babam juga sudah bisa mulai shooting loh walaupun yap yap harus extra yah, super sktifnya memang masih sangat menonjol sekali, tetapi sesekali bisa duduk dan bertahan 5 detik lumayanlah yah. Tetap semangat yap menjadi orang tua yang tidak berhenti belajar dan menerapkan untuk kemajuan Babam.

info lengkap mengenai disleksia




Senin, 03 Oktober 2016

Ke JungleLand sudah Tiga kali Masih Kurang...


Beruntung ini kali ke tiga Babam main dan seru-seruan ke JungleLand. Kunjungan yang pertama bersama sepupu dan saudara, kunjungan kedua masih dengan saudra tapi orang yang berbeda, kunjungan ketiga ddengan Mbah, juga Pakde dan Bude. Ktiga kunjungannya tentu saja di dampingi dengan Papih Mamih, karena well, Babam mmasih harus terus didampingi hahay.



Ada yang mau ajak Babam ke JungleLand lagi gak yah ??
Tetapi ketiga kalinya kita sudah menyiapkan segala macam untuk dibawa, kalau isi Ransel Babam pasti ada camilan, susu, mainan mobil, topi, handuk, juga pakaian ganti. Kami sekeluarga pergi menggnakan kendaraan pribadi, sebelumnya juga dengan mobil, dan juga motor, tetapi bila  menggunakan Bus juga mudah koq, bisa dengan APTB. Untuk tiket sendiri Babam memang belum dikenai ttiket karena kurang dari 90cm. Jangan lupa untuk cek en ricek promo tiket di website resmi Jungle Land atau di media sosialnya.




Foto dengan latar Candi juga ada

Pertama kali kesana tiket JungleLand berkisar harga 100rb rupiah, kali kedua free karena mendapatkan Grand Prize dari Oreo, kali ketiga free juga berkat nona Melinda yang baik hati kasih 5 tiket. 

Wajib foto disini




Naik mobil menuju tol jagorawi dan keluar di sentul bogor, mengikuti banyak papan arah lokasi ke Jungle Land dan tidak sulit untuk ditemuan. Wahana di sini sudah cukup seru dan menyenangkan, jangan lupauntuk foto di bola besar bertajuk JungleLand supaya kekinian, hahaha.

Wahana yang paling di gemari Babam yaitu DinoSaurus, apalagi di dalam ruangan jadi makin adem dan nyaman, ditambah ada pertunjukan opera yang ada saat jam-jam tertentu. Setelah memasuki wahana Dino, Mamih dan Babam lanjt ke pesawat, maksudnya ke wahana Flight Academy, yang berisi pengenalan juga tahapan mengendarai pesawat terbang.


Dunia Dino yang seperti nyata

Karena cuaca cerah dan matahari baik hati memberikan kehangatannya, kita melaju untuk ke wahana yang mengandung unsur air yakni ketempat yang berbasah-basahan,
Sebuah perahu petulangan yang siap menembakkan senjata aor kelawan, lawannya ya yang ikut ada dalam wahana tersebut.


Harvest City seru banget

Variasi permainannya cukup banyak yang keseluruhan ada 34 buah permainan, kalau ingin yang menggugah adreanalin, ya seperti Harvest City merupakan keretaluncur yang siap membolak-balikan tubuh pengunjung. Mega Drop, Discovery  juga bisa menjadi pilihan seru buat si penyuka tantangan, nah kalau Babam khusus untuk wahana anak-anak yang masih terbilang aman tapi gak kalah seru dan menarik.




Papih Deg-degan


Babam sangat suka naik kereta yang berwarna hitam dan memiliki 2 stasiun, juga wahana Kiddy Land khusus untuk balita. Untuk anak diatas 120cm bisa lebih banyak lagi pilihan permainannya. Kalau kurang lengkap, coba masuk ke Haunted House yah, hati-hati juga karena banyak hal yang mengagetkan dan gak disangka-sangka datang di dalam sana hahahaha. Fasilitas mushola, tempat makan, oleh-oleh dan toilet juga lengkap koq, jangan luupa untuk menjaga kebersihan di sana yah, karena selain akan membuat suasana bermain jadi gak seru karena banyak sampah berserakan, serta membuat contoh yang gak bagus banget untuk Babam. Kalau belum menemukan tempat sampah, bungkus makanan biasanya saya simpan dulu, bukan buat kenang-kenangan, tapi saat ada tempat sampah langsung deh dibuang, ransel Babam juga mau koq berbagi tempat sementara, hehehe.

KiddyLand sangat nyaman dan bersih


Kalau Babam sendiri puas bisa main ke JungleLand dan ia sudah hafal ke Dunia Dino karena memang itu merupakan bagian favoritnya. Disana juga aktif dan rasa lelahnya nyaris tidak terlihat terus semangat jalan juga berlari-larian, sesekali Babam juga menyapa pengunjung disana hahaha, apalagi kakak-kakak AhBeGeh. Babam snang berlarian ditempat luas, memandang sekeliling di JungleLand yang memang terlihat cantik pemandangannya, walau keringat netes terus karena agak terik, Babam semangat terus menikmati kemeriahan suasana di JungleLand.

Bermain indor di Kiddy Land

Hari sudah menjelang sore dan Babam juga sudah ganti pakaian yang kering, dan sudah wangi lagi. Saat keluar gerbang ada pertunjukan di panggung kecil juga jejeran tempat makan yang banyak pilihannya. JungleLand liburan yang cocok untuk keluarga, tidak kalah seru untuk seseruan dengan teman dan kerabat.

Sebelum pulang foto lagi




Walaupun bertahap dalam melengkapi semua wahananya, JungleLand memiliki kommitmen untuk memeberikan sebuah pengalaman yang menarik bagi para pengunjungnya. Bagi yang pertama kali jangan lupa untuk melihat peta wahana, atau mengunjungi dan menentukan wahana yang akan di naikin, selain itu juga perlu di ingat bahwa ada beberapa wahana akan tutup di kala hujan, jadi rencanakan liburan seru dengan moment yang tepat.

Cerita Babam di JungleLand akan berlanjut balik lagi mungkin ke 4,5,6 dan seterusnya. Tungggu Keseruan bersama Ransel Babam yah.



 Website JungleLand