Senin, 21 November 2016

Aksi 3 J lawan Diabetes


Aksi 3 J Lawan Diabetes



Saat beberapa minggu terakhir kantor Papih Babam mulai berpindah tempat di daerah Tebet memang cenderung lebih d3kat dari rumah di Depok. Setiap pagi berangkat menggunakan transportasi kereta dan turun di Stasiun Tebet, dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga sampai kantor. Olahraga yang mudah ya dengan jalan cepat atau lari dengan begitu ada aktivitas gerak yang bisa dilakukan tanpa alat tambahan. Pelan-pelan saya mulai terbiasa dengan berjalan memang tubuh saya penuh lemak yang terpusat dibagian perut yang bisa dengan kata lain itu buncit.


Tiap bulan Mamih juga selalu membeli pakaian baru untuk Papih karena lingkar perut bertambah. Harus mulai rajin nih mengatur pola makan karena diambang batas angka terkena penyakit diabetes. Beruntung saya sefera di ingatkan dengan mengikuti acara memperingati Hari Diabetes Dunia. Harri minggu keluarga kami diisi dengan mengikuti serabgkaian acara kala itu. Dengan senam bersaama juga berjalan bersama dengan puluhan sampai ratusan orang yang berkumpul di Pintu Barat GBK Jakarta pada hari minggu 20 November 2016.


Saat mengikuti acara tersebut saya melihat beberapa artis Ibu kota juga ikut hadir karena mendukung untuk menyemarakan dan menyebarluaskan perihal kampanye Indonesia Melawan Diabetes. Mba cantik Sarah Sechan yang didapuk menjadi Campaign Ambassador Indonesia Lawan Diabetes memang terlihat bugar dan awet muda dengan tubuh yang porposional. Ada kebiasaan pola hidup sehat yang dijalani Mba Saraah, yang pertama ia terbiasa sudah diet gula yang dalam hal ini bisa menghindari terjangkitnya penyakit diabetes juga berbagai jenis komplikasinya yang disebabkan oleh kelebihan kadar gula yang tinggi.

Berikut dengan mengatur pola makan dengan makanan sebagai diet sehat ia juga kerap melakukan olahraga rutin yang dilakukan hampir setiap hari. Kebiasaan sehat Mba Sarah menjadi pionir hidup sehat di dalam keluarganya,jugaa ikut mendukung Gerakan Indonesia Lawan Diabetes, untuk membantu masyarakat agar lebuh sadar dalam mencegah dan mengobati diabetes sejak dini.  Pola hidup sehat yang diterapkan tentu saja tidak hanya mencegah ia dan keluarga dari Diabetes tapi juga penyakit lainnya dan menjaga stamina tubuh menjadi lebih prima juga terus produktif menjajaki aktivitas setiap hari. 

Tentunya dengan adanya kampanye dan diselenggaralan berbagai kegiatan dalam memerangi dan mencegah penyakit diabetes, diharapkan masyarakat akan sadar pentingan menjaga kesehatan untuk hidup berkelanjutan dengan tubuh yang sehat juga optimal. Menyedihkan ketika diabetes tak hanya menyerang usia dewasa, kalangan anak-anak juga ada yang terkena penyakit diabetes ini, tentu hal ini yang tidak saya inginkan terjadi pada Babam.

Babam Semangat Ikut Jalan Bersama


Diperoleh data dari Studi Diet Total (SDT 2014) menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi gula, garam dannlemak jenu pada kelompok remaja juga anak terbilang tinggi, sehingga berpengaruh dalam meningkatkan kegemukan juga obesitas. Sementara menurut data Riskedas 2013, sekitar 26% populasi masyarakat yang berusia diatas 10 tahun, kurang melakukan aktivitas fisik. Gadget yang selalu dipegangg juga permainan di layar bergambar yang tidak dibatasi juga berdampak negatif menyerang kebiasaan anak untuk berolahraga.

Ada anjuran menarik yang mudah untuk diingat untuk diterapkan kepada keluarga dan masyarakat umum. Hanya dengan mengingat 3 J dan mengaplikasikan dalam kegiatan juga kehidup sehari-hari akan membantu kita untuk melawan diabetes juga menghindarinya. Mudah dingat karena 3 J yakni  yang pertama ada Jumlah Kalori yang kedua Jenis Makanan dan yang ketiga Jadwal Makanan. Sudah seyogyanya saya juga meengatur pola hidup sehat yang dianjurkan dan disebarluaskan tersebut, tentunya akan membuat badan lebih segar juga hidup semakin positif. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk Mendeteksi, Mendiagnosa, dan menyediakan akses terhadap layanan pengobatan yang tepat untuk penyandang diabetes. 

Tentunya acara yang sangat bagus dan positif ini akan lebih semarak lagi bila para peserta juga masyarakat ikut andil secara nyata dengan segala manfaat juga info menarik dalam acara bertema kwsehatan ini. Pertanggal 15 Nov 2026 peserta yang mengikuti kampanye sudah mendapatkan respon positif dan mencapai lebih dari 48.000 peserta juga jumlahnya akan terus meningkat sampai dengan akhir November 2016. Ibu Diny Elvirani selaku Group Business Head Kalbe Nutrision Division juga menjelaskan seluruh aksi yang terkumpul hingga World Diabetes Day bulan Novermber 2016, akan di konversi menjadi bentuk dukungan berupa pengecekan gula darah dan pangan nutrisi untuk didonasikan kepada layanan kesehatan diberbagai wilayah di Indonesia yang memiliki angka Diabetes tinggi.