Kamis, 11 Mei 2017

5 Bahasa Kasih Sayang yang Membuat Anak Bahagia








Melihat anak yang ceria, jarang tantrum, dan selalu memiliki sikap sntun merupakan impian dari orang tua terasuk Mamih, dan papih, Sudah tentu mamih selalu berusaha memberikan stimulasi dn pendidikan yang sesuai dibutuhkan oleh Babam.


Usia Babam menginjak tahun ke empat dan yap ia memiliki masalah gangguan perilaku juga gangguan Bahasa ekspresi yang menjadikan beberapa perkembangan sosialnya jadi terhambat. Komunikasi Babam yang masih belum banyak karena kesulitan Bahasa yang diungkapkan tentu saja selalu membuat mamih khawatir akan keberlangsungan tumbuh kembang Babam. Tetapi menjalani hari demi hari bersama Babam mamih buat selalu mengasyikan walau tak jarang selalu merasa keringat dan kalori terus terkuras.

Anak yang patuh dan memiliki tingkat konsentrasi juga menjadi bagian yang mamih targetkan untuk Babam. Patuh pada tiap kondisi yang ada dan tidak selalu merasa berada bahwa “kekeuh” nya harus selalu dituruti dan meras bahwa harus mendapatkan apa yang di inginkan. Untuk mengasuh Babam saya juga sudah mengerti dan hafal bagaimana karakternya, bagaimana cara dia mengungkapkan sesuatu dan bagaimana ia ingin berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan dengan berbagai cara hahaha.

Walaupun menjalani sesi terapi mamih selalu menjadikan hari-hari bersama Babam menyenangkan, yailah wong sama anak sendiri, tetapi hal itu tentu saja mamih jalani dengan berbagai saran, masukan yang terus mamih gali untuk menghadapi karakter Babam. Apalagi kalua sudaha bersama Papih yang memang paham dengan Babam, wah kalua bertigaan doing nih pergi serasa aman dan menyenangkan walaupun ada kondii Babam yang belum bias patuh atau  menahan keinginannya yang kadang diluar logika atau kebiasaan pada umumnya.



Nah biasanya selain ke taman, mamih dan papih mengajak Babam ke Mall. Gak selalu loh mengajak anak ke mall itu pemborosan atau hidup serba mewah, karena memang kalua ke mall si Babam gak meminta mainan, tapi dia suka lari kesana kemari. Ketika di Mall Babam pun melihat hal disekitarnya dan mulai bias beradaptasi dengan lingkungan yang ramai.

Ketika Mamih merasa harus menggali lagi dan memberikan pendekatan untuk mendidik Babam Mamih terjun ke dunia diamana penuh dengan pembelajran soal parenting. Akan ada banyak tema seputar dunia keluarga supaya bias menghadapi perilaku anak dan mengajak anak untuk menikmati kehidupan dan lebih tangguh, mandiri juga peduli dengan sesama.
Babam lagi suka sekali nih dengan permainan anak, dan kreatifitas membuat karya, kebetulan mamih juga diundang oleh Nestle Lactogrow pada sesi parenting yang memberikan mamih banyak masukan seputar dunia parenting. Gak hanya mamih yang merasa senang tetapi papih juga selalu ikut andil untuk belajar bersama-sama mendidik dan mendampingi Babam.




Bulan Maret lalu, Sebagai wujud komitmennya untuk terus membantu tumbuh kembang optimal anak, Nestlé LACTOGROW kembali menghadirkan rangkaian Happy Date yang bertujuan untuk mendorong kebahagiaan keluarga dengan memfasilitasi ayah, ibu dan anak untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama. Setelah sukses menggelar Happy Date with Legendaddy-Happy Beach di 2015 serta Happy Winter Land dan Happy Bubble Park di 2016, tahun ini Nestlé LACTOGROW mempersembahkan Happy Wonderland, sebuah arena kegiatan edukatif dan interaktif dengan suasana ceria dan penuh imajinasi. Nah Babam pernah ni ikut semua kegiatan acaranya dan memang mamih juga papih antusias untuk mendampingi.

Brand Manager Nestlé LACTOGROW Gusti Kattani Maulani mengatakan, “Mengerti bahwa kebahagiaan keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter dan tumbuh kembang anak, Nestlé LACTOGROW ingin terus menyediakan wadah untuk memperkuat ikatan orang tua dan anak guna mencapai tumbuh kembang optimal anak. Membangun ikatan ini bisa dilakukan melalui hal-hal yang sederhana dan disampaikan dengan bahasa kasih yang beragam, termasuk dengan cara bermain bersama. Inilah yang melatarbelakangi kami menghadirkan Happy Wonderland untuk dinikmati seluruh keluarga.”



Waktu berkualitas keluarga sebagai salah satu bagian dari pola pengasuhan telah terbukti memiliki efek yang signifikan terhadap perilaku sosial dan emosional serta perkembangan kognitif anak[1]. Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi., Psi., ACC, menjelaskan, “Yang dimaksud dengan waktu keluarga yang berkualitas adalah waktu yang dihabiskan dengan memberikan perhatian penuh tanpa gangguan. Dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, anak dapat belajar tentang makna dan nilai keluarga serta lebih mengenal siapa dirinya. Anak yang merasakan waktu berkualitas bersama keluarga dapat tumbuh menjadi anak yang bahagia, menyenangkan, ramah, adaptif, dan mudah berteman.”
 
Menurut Elizabeth, salah satu langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk menciptakan waktu keluarga yang berkualitas adalah dengan menerapkan Bahasa Kasih Anak (Love Languages of Children) yang terdiri dari:



1.     Afirmasi (menyampaikan kata-kata yang memotivasi atau mendukung)
2.     Waktu berkualitas (menjadi pendengar yang baik bagi anak, menjaga kontak mata)
3.     Sentuhan fisik (pelukan, belaian, dan lain-lain)
4.     Memberikan apresiasi (mengekspresikan kasih sayang melalui hadiah)
5.     Melayani atau membantu (membantu si kecil dalam melakukan suatu kegiatan)





Setiap anak memiliki pendekatan bahassa kasih tertentu, kalua dilihat dari karakter Babam sih lebih ke sentuhan fisik, dan juga afirmasi walaupun kesemuanya dan lima-limanya Bahasa kasih tentu saja dibutuhkan oleh babam. Seperti contoh saat Babam beraksi diatas panggung, ia butuh semanga dan motivasi serta kata-kata afirmasi untuk meningkatkan kepercayan dirinya. 


Waktu yang berkualitas tentu saja dibutuhkan oleh setiap anak dimana mereka bias berkumpul bersama orang tua tanpa adanya gangguan dari luar. Sentuhan fisik bisa dalam bentuk pelukan, belaian semangat yang mampu memberikan rasa kedekatan dengan si kecil. Memberikan apresiasi disat moment tertentu juga bisa dilakukan, hadiah yang diberikan juga tidak harus dalam bentuk yang mahal. Bisa berupa makanan yang dia suka atau mengajak ia bermain ke taman lebih lama dan lain halnya.

Ketika si kecil butuh pendapingan ia juga merasa selalu ada yang membantu disaattertentu tentu saja maih selallu melayanijuga membantu ketika ia merasa kesulitan di saat memang butuh bantuan. Komunikasi yang dibangun dengan si kecil saat menyampaikan dengan 5 bahasa kasihtersebut tentu saja akan memberikan dampak pertumbuhan dan perkembangan yang baik untuk si kecil.

“Dengan mengaplikasikan 5 Bahasa Kasih Anak pada saat bermain, diharapkan anak akan merasa lebih dicintai dan bahagia. Setiap anggota keluarga yang tinggal di bawah satu atap memiliki dinamika emosi yang serupa dan saling mempengaruhi. Karenanya, apabila anak tumbuh bahagia, maka orang tua tentu juga akan merasakan kebahagiaan yang dipancarkan oleh anak,” Elizabeth menambahkan.

Selain waktu yang berkualitas, saluran cerna juga memainkan peranan penting dalam kebahagiaan dan tumbuh kembang anak karena dapat mempengaruhi kualitas penyerapan zat gizi dari makanan, kecerdasan otak, sistem imunitas.

DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc. selaku ahli gizi medik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan, “Salah satu ciri pencernaan sehat adalah adanya keseimbangan komunitas mikrobiota baik pada usus. Bila komposisi mikrobiota saluran cerna anak dalam keadaan seimbang, maka akan terjadi komunikasi timbal-balik antara saluran cerna dengan otak yang mengatur fungsi kognisi, perilaku dan karakter anak.”

DR Tati pun berbagi kiat-kiat menjaga kesehatan saluran cerna agar anak dapat bermain dengan ceria, “Agar anak terhindar dari ketidakseimbangan mikrobiota (disbiosis) yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam menjalankan aktivitas, anak perlu diberi nutrisi berupa bakteri baik, seperti Lactobacillus reuteri, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral.”

Untuk merasakan waktu bermain yang berkualitas sekaligus memahami lebih jauh mengenai pencernaan yang sehat, Nestlé LACTOGROW mengundang keluarga Indonesia untuk datang ke Happy Wonderland dan menikmati beragam permainan edukatif dan interaktif, diantaranya: Happy Tummy Journey (pemainan halang-rintang yang mengajak anak untuk mengenal saluran cerna yang sehat); Magical Art (layar interaktif berukuran besar yang akan mengajak anak untuk berimajinasi menjelajahi dunia wonderland); Carousel Craft (aktivitas kerajinan tangan yang mengajak orang tua dan anak untuk saling membantu dan bekerja sama); Happy Steps (permainan papan yang dilengkapi dengan pesan edukatif); serta Fantasy Box (area photo booth bertemakan wonderland).

Selain akan digelar di Jakarta tepatnya Kota Kasablanka Mall pada 1-2 April 2017, Happy Wonderland juga digelar di 7 (tujuh) kota lainnya, yaitu:


1.     Solo: 25-26 Maret 2017 di Solo Square
2.     Banjarmasin: 22-23 April 2017 di Duta Mall
3.     Lampung: 6-7 Mei 2017 di Boemi Kedaton Mall
4.     Pekanbaru: 6-7 Mei 2017 di SKA Mall
5.     Bekasi: 13-14 Mei 2017 di Summarecon Mall
6.     Manado: 13-14 Mei 2017 di Manado Town Square
7.     Malang: 20-21 Mei 2017 di Malang Town Square

“Dalam merancang Happy Wonderland, kami melibatkan psikolog dan ahli gizi medik sehingga seluruh kegiatan yang terdapat di dalamnya tidak hanya bersifat edukatif namun juga membantu membangun ikatan yang kuat antara orang tua dan anak. Kami berharap pengalaman yang didapat di Happy Wonderland dapat menginspirasi para orang tua untuk terus meningkatkan kualitas waktu keluarga hingga pada akhirnya dapat membantu tercapainya tumbuh kembang optimal anak,” tutup Gusti Kattani Maulani.






Wah kegiatannya yang pasti sangat seru dan mengajak anak serta orang tua langsung membuktikan 5 bahasa kasih yang diberikan tadi. Awal april lalu mamih sudah mencoba dan datang bersam Babam ke Happy Wonderland Kota Kasablanka, disana Babam sangat senang sekali berhasil berinteraksi juga belajar bersama mamih dan papih. Belajar membuat karya bersama seperti Crausel, menggambar dan mewarnai juga melewati kuman-kuman jahat yang ada di perut dengan permainan edukatif. Wah Babam sngat antusias dan senng sekali mengikuti segala permainan yang ada disana. Semoga setelah mengikuti rngkaian kegiatan ini babam dan mamih selalu berinteraksi bersama, menyampaikan dengan Bahasa kasih dalam menerapkan pendidikan untuk Babam.

Jangan lupa catat tanggalnya yang akan hadir dikota kesayangan teman-teman




























15 komentar:

  1. Fachri kerr.... eh, salah. Babam keren bangeeeeet...

    Kebahagian anak penting bannget ya, Mak buat tumbuh kembang anak. Siap praktek 5 bahasa kasih untuk anak di rumah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi iyahh mba kecememang pas diacara juga bagus handle anaknya

      Hapus
  2. 5 bahasa kasih sayang ini juga. Kupraktekan sama suami tercinta dalam kehidupan sehari2 hehe...emang ekpresi itu perlu diungkapkan agar bisa makin mengerti tentang rasa.

    Smoga babam semakin lama semakin bisa patuh dan anteng yo mih, peluk cium buat babam ganteng.

    BalasHapus
  3. Anak yang tumbuh dengan kasih sayang akan menjadi anak yang penyayang juga ya mba. Tak mudah namun 5 bahasa kasih sayang itu harus diterapkan ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nahniyah biasanya tipe anak beda beda sih lebih senangnya bahasa kasih yang seperti apa hihi

      Hapus
  4. Semangaaat Mba Mir.. Babam lucu bgt di foto, gemes aku liatnya.. :D Aku pernah denger jg ttg bahas cinta ini di tv tapi rada lupa, eh skrg diingetin lg sama tulisanmU mba.. Makacii yaa :) Penting memang bahasa cinta ini ya biar anak merasa lbh dkt sama kita, lbh dihargai juga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah mba pokoknya menebarkan cinta hihi

      Hapus
    2. Iyah mba pokoknya menebarkan cinta hihi

      Hapus
  5. Cept gede ya babam. Biar bisa om ajak traveling 😍😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik asik asik.. sekarang juga udah bisa koq 😊

      Hapus
    2. Asik asik asik.. sekarang juga udah bisa koq 😊

      Hapus
  6. 5 bahasa kasih sayang ini kudu diterapin sama2 para mahmud dan pahmud masa kini, supaya di masa depan si anak tumbuh menjadi anak yg penyayang + berempati + EQ-nya bagus

    btw aku liat di iklan tv, jadwal event ini di margo city bulan november 2017, masih lamaaaaa

    BalasHapus
  7. duuhh babam ganteengg , noted ilmunya mak

    BalasHapus