Senin, 17 September 2018

Meninjau Pertemuan IMF 2018 di Bali, Apa Manfaatnya

Dampak Pertemuan IMF - World Bank Group 2018 di Bali





Pertemuan IMF di Bali akan diadakan bulan depan 8 -14 Oktober 2018, betajuk Voyage to Indonesia, sejauh mana persiapan pemerintah Indonesia dalam menyambut tamu dari ratusan negara. Tahun 2018 sebagai sebuah momentum pembuktian tak hanya Asian Games 2018 yang telah diaadakan dan sukses, selanjutnya bulan oktober 2018 mendatang juga ada 2 event internasional yang akan diselenggarakan yaitu, Asian Para Games 2018 dan, IMF Annual Metting – World Bank 2018.


Mempersiapkan kegiatan mendunia tentunya memakan biaya yang tidak sedikit, setelah pengeluaran besar dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, apakah bukan suatu pemborosan jika menyanggupi untuk menyelenggarakan event dunia selanjutnya diwaktu yang hampir berbarengan. 



Pemerintah juga mengemas acara internasional ini dengan sajian yang terbaik dan pembenahan dalam segi infrastruktur juga fasilitas demi terselenggaranya acara dengan lancar dan sukses, pastinya akan meninggikan prestise Indonesia di mata dunia. 

Indonesia ingin membuktikan bahwa mampu dan bisa naik kelas jika dinilai dari pendapatan perkapitanya pada 2019 atau 2020 nanti, jika ada pandangan skeptis dari beberapa pihak berdasar pada anggaran besar  yang dikeluarkan apakah akan menuai keuntungan atau kerugian yang memaksakan Indonesia dikemas dengan unggul tetapi sebenarnya belum siap, seperti mendadani seseorang dengan barang-barang bermerk tetapi hasil dari pinjam sana-sini.


Tunjukan Kekuatan Ekonomi Indonesia


Tetapi sejujurnya papih memiliki harapan yang besar agar Indonesia bisa dipandang sebagai negara yang penuh dengan hasil buudaya yang indah di dunia. Momentum ini sebenarnya harus dibuat semaksiml mungkin untuk menunjukkan, kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, karena kebahagiaan ada disini, Happiness is here. Beberapa pendapat para wisatawan yang paus dalam penyajian dari Indonesia pada Asian Games 2018 lalu. Mulai dari makanan, fasilitas, akomodasi, masyarakat yang ramah, juga pertunjukkan budaya yang meriah.

Baca juga : Mendadak Jadi Ahli Ekonomi

Pembahasan mengenai persiapan pertemuan IMF 2018 ini disampaikan dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, Senin 17 September 2018, di Gedung Kementerian Keuangan Jakarta. Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang VI Dody Budi Waluyo, menyampaikan Forum ini adalah forum showcase memperlihatkan ekonomi Asia. Annual Meeting ini dilaksanakan saat tekanan pasar keuangan tinggi dan pada saat bersamaan 20 tahun negara-negara Asia lepas dari krisis. Indonesia masih aman dan bisa fokus untuk menyelenggarakan kegiatan pertemuan ini.


FMB9 Manfaat IMF AM WBG 2018

Sebagai tuan rumah IMF-WB AM 2018, Indonesia telah jauh hari mempersiapkan pertemuan ini. Tujuannya, selain agar berjalan dengan lancar, pemerintah Indonesia berharap mendapatkan sejumlah keuntungan di sejumlah bidang; ekonomi, perbankan, investasi dan pariwisata. Pemerintah pun sedari awal telah menyatakan akan mengambil kesempatan besar, untuk dapat mereposisikan Indonesia dimata dunia khususnya dalam peningkatan cadangan devisa, perdagangan dan investasi, pariwisata serta kepemimpinan Indonesia di kawasan.

Pemerintah fokus dampak dan manfaat AM IMF WBG, untuk peningkatan ekonomi  di Bali. Menurut  Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sebenarnya AM IMF dikategorikan sebagai mega meetings, dampak dari megameeting bisa diihat dari efek yang tidak kelihatan, yaitu efek infrastruktur, lalu image effect, ini menujukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah mega meetings, kemudian dipaparkan beberapa keuntungan dan dampak yang terlihat.

Pada pertemuan nanti, akan ada lebih dari 2000 pertemuan yang diikuti oleh 20 Kepala Negara,  Menteri Keungan serta Direktur Bank Sentral dari 189 negara dan dengan 19800 peserta, ditambah dengan 5050 peserta delegasi dan 14750 non delegasi. 

Sedangkan ada 13.000 peserta dari mancanegara dan 1750 dari Indonesia,  menambahkan bahwa perkiraan konservartif untuk peserta dan lama tinggal peserta adalah 9 hari, 6 hari saat penyelenggaraan, 2 hari sebelum acara dan 1 hari sesudah acara.
Melihat perbaikan dan pembangunan infrastruktur di Bali, merupakan invetasi yang bisa memperluas keuntungan pariwisata di Indonesia.

Dalam tahapan penyelenggaran acara, diperkirakan juga dalam menggunakan estimasi pengeluaran pengunjung, yang datang berbagai orang penting dan tidak sembarangan, bahkan ada beberapa peserta dari perwakilan negara banyak yang membawa pesawat pribadi sendiri.

Dampak langsung juga bersama dapat dilihat dari investasi pemerintah, ditambah penyelenggaraan sendiri dan pengeluaran pengunjung. Dampak tidak langsung seperti dampak UMKM sehingga bisa menghitung penambahan lapangan kerja. Dampak keluaran langsung selama 2017-2018 5,9 T, utamanya untuk infrastruktur 3 T, terkait dengan AM IMF-WBG tapi bukan hanya untuk acara ini saja. Contohnya seperti underpass Ngurah Rai, pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana.

Pemerintah optimis bahwa kegiatan ini akan membuat pertumbuhan ekonomi bali terdongkrak. Dengan adanya acara ini maka pertumbuhan ekonomi Bali menjadi 6,54%, kalau sebelumnya pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi Bali kurang dari 6%. Tambahan dan peningkatan yang dihasilkan dari sektor konstruksi, hotel, makanan minuman. Ini menjadi sebah hal positif dan tentu saja peningkatan fokus ekonomi yang baik poinnya, pertumbuhan ekonomi akan naik dari 5,9% menjadi 6,54% karena adanya AM IMF World Bank 2018.

Kabar baik pula dilihat dari kesempatan kerja bertambah sebanyak 32.700Hal ini disambut baik untuk warga bali, upah riil naik 1,13%, kesempatan kerja naik 1,26%. Diharapkan pula masyarakat ikut menyemarakan dan membantu promo wisata dan kearifan lokal Indonesia melalui media sosial sehingga banyak tamu asing yang kagum dan tertarik untuk membeli buah tangan, hassil budaya berupa lukisan, patung, pernak-pernik dan lain sebagainya serta kembali datang ke Indonesia.


Diskusi bersama FMB9


Ada 5 isu yang akan dibahass nantinya, antara lain

  • Pertama yakni penguatan International Monetary System (IMS)
  • Kedua yakni ekonomi digital
  • Ketiga, terkait kebutuhan pembiayaan pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi negara-negara berkembang
  • Keempat adalah penguatan aspek ekonomi dan keuangan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, baik di negara maju maupun negara berkembang
  • Kelima, pertemuan tahunan itu akan membahas isu-isu terkait sektor fiskal

Diharapkan juga pemerintah mampu menjadi tuan rumah yang baikdengan segala persiapannya dan dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya rakyat Bali yang tentu saja dapat menunjukkan potensi-potensi unggul yang menarik.

Kegiatan pertemuan tahunan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam pembahasan isu-isu yang dihadapi berbagai negara di kawasan Asia, khususnya Indonesia untuk menunjukkan kemajuan perekonomian. Begitu juga tujuan pertemuan tersebut menghasilkan langkah signifikan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia.



bali lokasi IMF AM WBG 2018
Bali Lokasi IMF AM WBG 2018

Bagaimana kalau kita janjian ke Bali bareng ?Sudah lama juga nih, papih gak ke Bali apalagi bulan Oktober dan ditangga tersebut ada hari yang istimewa bisa sekaligus liburan dan merayakan moment yang membahagiakan. Doakan yah, supaya bisa terbang ke Bali juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar