Senin, 03 September 2018

Membangun Bersama Pasca Gempa Lombok dan Wilayah Terdampak di Provinsi NTB

paska gempa lombok

Goncangan menerpa saudara-saudara kita yang ada di Lombok dan wilayah sekitarnya di NTB. Duka mendalam untuk para korban dan melihat rumah, jalan, tempat ibadah, sekolah hancur dan rusak sehingga menghentikan aktifitas rutin di wilayah yang terguncang gempa. Tidak hanya sekali, dua kali bahkan ratusan kali gempa terus membuntuti masyarakat di Provinsi NTB.


Korbannya berjatuhan jumlahnya sangat banyak, bantuan untuk korban gempa di Lombok begitu diharapkan oleh masyarakat. Mulai dari tenda darurat, sanitasi, kebutuhan pangan anak-anak juga lansia juga menyembuhan mental  paska gempa untuk menghilangkan trauma yang dirasakan para korban.

Video Rekontruksi Fasilitas Dasar Pasca Gempa





Pemerintah daerah merangkul para relawan untuk mengumpulkan bantuan untuk korban gempa di Lombok. Melihat sendiri beberapa teman langsung ikut terjun dan membantu korban disana. “kami butuh tenda, terpal, selimut, makanan bayi, juga obat-obatan karena banyak sekali yang korban luka-luka”, begitu beberapa status teman-teman yang berada disana.

Bagaimana sebenarnya upaya pemerintah dalam mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Lombok ?

 Berapa besar kerugian yang dialami ? 

Bagaimana tanggung jawab pemerintah dalam mengatasi bencna dan membangun lagi Lombok dan wilayah yang terkena dampak di Provinsi NTB ?


Kerugian dan Rekontruksi Fasilitas Dasar Lombok, Wilayah Terdampak di NTB.


Indonesia di wilayah Cincin Api dan harus selalu siap menghadapi berbagai macam bencana alam, salah satunya gempa bumi. Teranyar dan yang masih terasa dampaknya sampai hari ini adalah gempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 29 Juli 2018. Sampai saat ini Presiden Jokowi telah datang dan melihat langsung kondisi di Posko Pengungsian. Bahkan pada saat penutupan perhelatan Asian Games 2018, 2 September 2018 Bapak Jokowi langsung berada di Lombok menyaksikan dari Posko pengunsian selebrasi penutupan Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah terjadi 1.002 gempa susulan sejak gempa utama 7 Skala Richter (SR) pada 5 Agustus 2018 hingga 22 Agustus 2018 pukul 14.00 WITA. Dari 1.002 gempa tersebut, terdapat 45 kali gempa dirasakan dengan magnitude 3-6,9 SR pada kedalaman 10-23 km.

Akibat serangkaian gempa bumi tersebut, data BNPB per 22 Agustus 2018 pukul 04.00 WITA mencatat terdapat 402.529 warga pengungsi, 565 warga meninggal dunia, 76.765 rumah rusak berat, serta 1.229 fasilitas umum dan tempat ibadah rusak. 

Kerugian yang dialami diprediksi sekitar 8,8 Triliun rupiah, dan Pemerintah Daerah Lombok serta NTB, berjuang bersama masyarakat Indonesia untuk kembali membangun Lombok dan sekitarnya. Wisata Lombok diketahui sangat dicintai oleh masyarakat dunia begitu indah dan merupakan sebuah destinasi impian.

Hingga saat ini Kementerian, Pemerintah Pusat & Daerah memastikan ketersediaan bahan bangunan melalui PT Semen Indonesia, PLN, Pertamina, Bulog, Himbara untuk mengantisipasi keadaan-keadaan darurat paska gempa NTB sehingga kehidupan dapat berjalan terus," demikian disampaikan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9.  Begitu juga beberapa kementerian yang tergabung untuk melakukan regulasi bersama membangun Lombok.

Terkait bencana ini, Pemerintah masih belum menetapkan statusnya sebagai bencana nasional, karena sampai saat ini pemerintah daerah diyakini masih bisa menanganinya. Kendati demikian, Presiden Joko Widodo memastikan penanganan bencana di Pulau Seribu Masjid itu tetap berskala nasional.

Untuk menegaskan komitmen tersebut, pada 23 Agustus 2018, Presiden telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi NTB.

Melalui Inpres tersebut, Presiden menyebut penanganan dampak gempa Lombok akan dilakukan secara nasional. "Inpres sudah. Nanti yang paling penting adalah penangannnya secara nasional telah kami lakukan bersama provinsi dan kabupaten," ungkap Presiden di Jakarta.

Jumlah bantuan yang telah disalurkan Kementerian BUMN hingga saati ini berjumlah sekitar Rp 13 miliar yang berasal dari bantuan CSR (corporate social responsibility) dari BUMN. Selanjutnya BUMN sudah menyiapkan 14 titik lokasi bencana yang mendapat bantuan akomodasi, selimut, tenda, mck, senter, alat berat ada 14, layanan kesehatan, posko kesehatan, dan bantuan tenaga medis.

"Pasca gempa NTB, Kementerian BUMN akan berkoordinasi lagi dengan posko gempa. Semen Indonesia sudah kami minta untuk mendistribusikan semen ke sana, ada kapisitas yang tersedia untuk menampung semen disana. Ada gudang-gudang yang sudah disiapkan. Rekonstruksi pasca gempa yaitu berupa pembangunan rumah sementara. Bahkan sampai modal kerja untuk petani. Kementerian BUMN punya program bina lingkungan dan bantuan modal kerja, beberapa waktu lalu sudah ditetapkan 20% dari dana bina lingkungan itu.

membangun bersama paska gempa lombok
Rekontruksi Fasilitas Dasar Paska Gempa di Lombok, NTB


Beberapa konser juga dilakukan untuk mengumpulkan dana agar dapa bersama bangun Lombok, mulai dari Band Kementerian “Elek Yo band”, Lelang baju para atlet dan barang-barang artis, juga beberapa pihak swasta saling membantu untuk membuat Lombok kembali bersinar.

Presiden RI memberikan instruksi kepada 31 Kementerian dan Lembaga untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di kabupaten/kota dan wilayah terdampak bencana.

Rehabilitasi yang dilakukan yaitu, perbaikan lingkungan daerah bencana; perbaikan prasarana dan sarana umum; pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat; pemulihan sosial psikologis; pelayanan kesehatan; pemulihan sosial, ekonomi, dan budaya; pemulihan keamanan dan ketertiban; pemulihan fungsi pemerintahan; dan pemulihan fungsi pelayanan publik.

Para atlet, pejabat, pengusaha, bahu membahu untuk membantu Lombok  kembali pulih. Bila masyarakat ingin membantu bisa langsung menyalurkan ke pihak yang bertanggung jawab bisa langsung mengakses informasinya melalui Kemenkoinfo.

Bersama membangun Lombok dan wilayah sekitarnya di Provinsi NTB, masyarakat Indonesia tentu merupakan bangsa yang kuat, gotong royong dan saling bahu membahu untuk meringankan beban saudara-saudara satu bangsa. Semoga Indonesia selalu damai dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Sebarkanlah informasi baik, hindari saling mencela, cari tahu informasi akurat dari sumber yang valid dan data terpercaya.


Sumber  : FMB9 (ForumMerdeka Barat 9) dan Indonesia Baik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar